Hipmikindo, DinKop UMKM, BI Bali dan BPPT Bali Siap Dukung ProKer Jokowi Memberdayakan UMKM

DPP Himpunan Pengusaha Kecil Indonesia (HIPMIKINDO) yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Syahnan Phalipi melakukan pelatihan dan sertifikasi kompetensi “Pelaksana Pemasaran” yang dilaksanakan di PLUT- KUKM Dempasar pada tanggal 4-5 November 2019 bekerja sama dengan BTIKK BPPT Bali, Dinas Koperasi UMKM Bali.

Adapun para pesertanya berasal dari berbagai instansi seperti BI, Dinas UKM dan Koperasi, Asosiasi UMKM dan kalangan bisnis koperasi dan UMKM dari berbagai daerah di Provinsi Bali.

“Tujuan sertifikasi ini adalah untuk memberdayakan pelaku UMKM agar sukses menghadapi persaingan di era globalisasi 2020. sesuai dengan pidato Presiden Jokowi pada saat pelantikan beliau yang akan menyiapkan undang-undang tentang pemberdayaan UMKM dan penciptaan lapangan kerja agar Indonesia mampu dan sukses memanfaatkan bonus demografi yang diyakini akan terjadi beberapa tahun kedapan.

Cara terbaik adalah meningkatkan kompetensi khususnya pemuda, pengusaha pemula, termasuk pengusaha perempuan, difable dan masyarakat lanjut usia, agar selain tidak menjadi beban negara justru akan memberikan kontribusi maksimal terhadap pembangunan Indonesia dalam jangka panjang apabila serius melakukan investasi SDM secara bersinambungan.” Ujar Syahnan pada penutupan acara hari Rabu, (06/11/2019).

Syahnan menganggap kompetensi “pelaku pemasaran“ adalah faktor yang sangat penting utuk memenangi era globalisasi yang sekaligus era 4.0 yang menuntut setiap pebisnis harus cerdas teknologi informasi yang terus berkembang dan berkelanjutan.

Seusai kegiatan tersebut DPP HIPMIKINDO bertemu Kepala Dinas Koperasi dan UKM ProvinsiBali,
I Gde Indra Putra untuk melaporkan kegiatan sertifikasi tersebut “Harapan saya agar diklat & sertifikasi ini tidak dilakukan hanya satu kali saja tetapi berkelanjutan” kata Indra kepada pengurus DPP Hipmikindo.

Menurut Syahnan, “Indonesia sebagai negara yang memiliki jumlah UMKM sebesar 63 juta sangat berpotensi untuk memberikan sumbangan terhadap PDB dan menciptakan lapangan perkerjaan, sejalan dengan program presiden di sektor UMKM yang semestinya menjadi fokus prioritas utama para Menteri di Kabinet Indonesia Maju untuk memberikan perhatian khusus setidaknya pada 100 hari kerja awal khususnya pada bidang ekonomi.

Dalam pertemuan tersebut diharapkan menghasilkan MOU antara Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali dengan DPP HIPMIKINDO dan akan melakukan program sinergi bersama BI dengan kepala BI Provinsi Bali,Trisno Nugroho , kepala BTIKK BPPT Provinsi Bali Hermawan Prasetya, Dinas Koperasi dan UMKM dan selanjutnya akan mengundang Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Bintang Puspayoga, Sekretaris Menteri Prof. Dr. H. Rully Indrawan, M.Si, dan Staf Ahli Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif dan Ketenagakerjaan Kemenko PMK, Aris Dharmansyah” kata Jurika selaku Ketua Pemberdayaan Perempuan HIPMIKINDO mengakhiri. (JF)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *